Kamis, 15 November 2018

Jusuf Kala Pinta Tekan Laju Urbanisasi Dengan Dana Desa

Wapres Jusuf Kala Pinta Tekan Laju Urbanisasi Dengan Dana Desa hal itu ia sampaikan dalam Rakornas dan Evaluasi Program Pemberdayaan seperti yang diberitakan Kompas.Com berikut ini.

Jusuf Kala Pinta Tekan Laju Urbanisasi Dengan Dana Desa
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta dana desa digunakan untuk menekan laju urbanisasi yang semakin tinggi. Hal itu disampaikan Kalla saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional dan Evaluasi Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa Tahun Anggaran 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Kalla menambahkan, laju urbanisasi yang tinggi tercermin dari rata-rata umur petani yang semakin tua. Ia mengatakan, rata-rata umur petani saat ini meningkat dari 35 tahun menjadi 40 tahun. Karena itu dana desa harus digunakan untuk mengadakan sumber perekonomian yang menjanjikan bagi masyarakat desa sehingga penghasilan di desa sebanding dengan kota. Jika tidak, Kalla khawatir para pemuda di desa akan terus pergi ke kota untuk bekerja.

"Karena itu lah maka dana desa ini di samping untuk pembangunan infrastruktur, juga agar dilaksanakan pembangunan pertanian yang bernilai tinggi. Apakah kopi, coklat, buah-buahan, holtikultra dan sebagainya," ujar Kalla.

Ia menambahkan hal itu penting untuk segera dilakukan lantaran pendapatan masyarakat di kota jauh lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat desa. Di tambah pula industri semakin bertumbuh di kota yang cenderung memiliki infrstruktur penunjang yang lengkap. Dengan demikian, menurut Kalla, semakin banyak faktor penarik masyarakat desa untuk pindah ke kota.

"Dengan upah minimum sekarang ini regional, maka pendapatan buruh akan lebih besar dari pada pendapatan petani. Kalau di sekitar Jakarta, Bekasi, Tangerang, upah minimum hampir mendekati Rp 4 juta. (ada yang) Rp 3,8 juta, Rp 3,9 juta perbulan," papar Kalla.

"Sedangkan untuk menjadi petani sawah dengan lahan yang hanya 0,3 hektar dikerjakan oleh 3 orang keluarga itu dengan penghasilan kurang lebih Rp 15 juta per tahun. Maka penghasilan orang itu di bawah. Otomatis mereka akan memilih bekerja di industri yang gajinya Rp 3 juta," lanjut dia.

Ia menambahkan jika hal itu terjadi maka nantinya desa akan sepi dan kota menjadi ramai dan berpotensi banyak pengangguran.

"Kalau timbul pengangguran di perkotaan maka angka kriminalitas akan tinggi. Jadi (dana desa) menjaga keseimbangan antara kota dan desa. Karena itu maka dana desa itu dikucurkan tiap tahun akan bertambah sehingga akan terjadi suatu kemakmuran yang merata di republik ini," kata Kalla lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres Kalla Minta Dana Desa Digunakan untuk Tekan Laju Urbanisasi", https://nasional.kompas.com/read/2018/11/14/17192611/wapres-kalla-minta-dana-desa-digunakan-untuk-tekan-laju-urbanisasi. 
Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Dian Maharani

Baca Juga: 
Dana Operasional Desa
Citarum, Daripada Pemulihan Lebih Cepat Kerusakannya

Artikel Terkait

Berikanlah komentar Anda dengan bahasa yang sopan, santun, singkat dan mudah dipahami.
EmoticonEmoticon